Kamis, 30 Juli 2015

Hahaha



Hahahahaha.
Bisa melakukannya sekaligus?
Pernah?
Bagaimana bisa buka buku, tutup buku
Buka telinga, tutup telinga
Buka mata, tutup mata
Buka hidung, tutup hidung
Buka mulut, tutup mulut
Mencecap, memuntahkan
Buka pikiran.
Tutup pikiran.
Tutup pikiran.
Tutup.
Masih hidup?
Oh iya.
Hahahaha
Belajar untuk hidup.
Belajar untuk mati.
Tahu siapa aku.
Lupa siapa aku.
Duduk bersama yang kau bilang tak mampu.
Buang muka dengan yang kau bilang tak mampu.
Kenal semua profesi.
Fokus pada profesi.
Mengejar profesi.
Dasar profesional awam.
Kader profesi.
Lalu mati.
Oh belum?
Hahahahaha
Hidup bebas.
Hidup terbatas.
Pergi untuk menang.
Kembali dianggap kalah.
Hidup kok untuk sendiri.
Hidup itu untuk dinikmati.
Eh, ya dinikmati sendiri.
Keluar saja harus ada jam bebas.
Bergaul saja harus jam bebas.
Mengkritik saja lalu dipaksa bebas.
Ah.
Hidupmu serba berbatas.
Sebenarnya diajak tuli. Buta. Bisu. Engap. Lalu Mati, pada saatnya.
Sebelum tersadar.
Atau sebaiknya tidak ada yang sadar.
Sebentar lagi.
Ah, tak pernah benar-benar mati.

Takut tulisan ini berhenti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar