Kamis, 30 Juli 2015

F


Faisal, sudah kau mandikan adikmu?
Apa? Lubang di selangkang?
Itu namanya vagina, kenapa?
Kau pegang? Jangan!
Kenapa adik menangis?
Kau pegang?
Bagus! Jangan kau pegang!
Sudah, biarkan dia menyabun dirinya sendiri!
Kau cukup menyiram, jangan sentuh macam-macam!

Kau sudah besar sekarang, Faisal.
Ibu mau tanya, mau jadi apa?
Apa? Mau jadi seperti adikmu?

Faisal, kamu yakin?
Lubangmu akan lebih sakit.
Kau siap?
Ibu selalu menyiapkan telinga kalau kau sudah tak kuat mendengar.
Bahu Ibu selalu sedia kalau kau mulai lemah.
Kalau kau yakin, Ibu yakin.

Siapa? Fani?
Ibu suka nama barumu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar