Adik..ya sebagai formalitas saja untuk mnegenal dia lebih jauh..
tak banyak deskripsi tentang cewek gila satu ini...
ha.ha...
ya..memang dia adalah adik saya yang paling gila...
lalu apa ya harus saya deskripsikan kegilaan dia satu per satu...??
sepertinya tidak harus..
karna mungkin saya juga akan menjadi gila ketika mengingat momen2 gila bersama dia...
seorang Mahsa yang selalu bisa membawa keceriaan lepas dari suasana dan mood yang dia miliki..
bukan munafik..tapi lebih pada kreatif..mahsa..
tak banyak kata yang bisa saya ungkapkan pada orang setengah gila ini..
tidak terlalu banyak..tapi mungkin bisa menjadi banyak ketika saya mulai mencatat kejadian satu per satu..
ada satu kejadian seruuu dan mungkin masih juga diingat dia...
pada awal memasuki dunia putih abu-abu..saya mengajak dia dan salah seorang lainnya untuk makan di sebuah warung yang sempat menjadi tempat favorit saya..
dengan sweetnya saya memberikan snack untuk mereka berdua dan menjemput mereka..tapi dalam perjalanan..saya takut dengan anjing..ha.ha..mulailah dia melantunkan tembang yang jayusssss...lalu setibanya di warung makan..kalau tidak salah ingat dia sempat jutek karena dikiranya saya akan mentraktir..ternyata tidak..ha.ha...bahkan saya membayar makanan saya sendiri menggunakan uang dari teman saya..tapi selalu dan selalu..dia menutupi rasa kesalnya..membuat gurauan-gurauan khas yang selalu juga membuat saya terbahak..
adik yang satu ini..walaupun tak banyak yang bisa dikisahkan..bukan berarti aku tak menyayanginya..dia,,terlalu banyak menghibur kesedihan saya...terlalu banyak menjadi pengganjal air mata saya dan mulai meninju saya dengan tawa yang riang...
gilaa...saya sangat merindukan dia..sangat...
Kamis, 08 Juli 2010
Tikuz
Tikuz..membuat saya kembali mengagumi apa yang disebut masa-masa SMA..benar2 sebuah masa indah dimana saya yang pada awalnya tidak merasakan kesan..akan tetapi ternyata menemukan kebahagiaan setelah keluar dari dalamnya...
Tikuz..mungkin bagi sebagian besar orang merupakan julukan yang aneh untuk seorang wanita berparas cantik dan manis sepertinya..tapi julukan ini justru saya dedikasikan untuk tutur yang lembut, tingkah yang manis yang sebanding dengan paras yang dimilikinya..ha.ha..tanpa bermaksud untuk melukai hatinya..julukan ini saya berikan mengingat dia memiliki paras dan sikap mirip Mini Mouse yang notabene adalah gambaran manis Walt Disney untuk seekor Tikus wanita...
Terlepas dari bagaimana saya memberikan julukan untuknya..saya hanya ingin menceritakan segala sesuatu tentang Tikus..ya..dia adalah sahabat saya sejak duduk di bangku kelas X SMA...seorang yang sangat supel..dan banyak dikagumi tak hanya kaum pria yang mendambakan parasnya, tak hanya teman-teman wanita yang nyaman dengan sikapnya..namun juga semua olrang yang mengenal dia yang melihat ada sesuatu yang berbeda dari dirinya..
ketika aku sulit mengungkapkan kata0kata yang pas untuk menyebut keistimewaan yang tampak dari dirinya..temanku yang lain mencoba mencerminkannya dalam gambaran seperti ini..
"Tikus adalah cewek yang gak neko-neko..udah cantik,,manis..baik..ramah..dan satu yang membuat dia istimewa adalah karena dia gak jaim sama anak-anak lain..lucu dan kocak..interesting banget dah.."
itulah gambaran kasar dari seorang Tikus..tapi saya masih belum menemukan kata-kata yang pas untuk mendeskripsikan bagaimana perhatian dia pada sahabat-sahabat yang dia miliki..mungkin saya bukanlah sahabat yang paling dekat dengan dia..tapi saya bersahabat dengan segala yang keluar dari dirinya..
Otak encer...juga menjadi ciri khas lain yang ada dalam dirinya...akan tetapi otak yang encer bukanlah menjadi satu jaminan yang membuat saya masih sangat mengagumi satu rahasia yang belum saya temukan dalam dirinya.. *misterius donkk*..
pernah suatu kali kita terlibat konflik yang sebenarnya sangat tidak penting..saya takut kehilangan sahabat-sahabat saya ini..padahal di lain pihak,,saya juga ingin menyatukan satu perasaan di antara dua hati yang terkena sengatan dari sang Cupid...walaupun sangat kecil...konflik yang harusnya hanya menjadi satu konflik pribadi antara perasaan ingin dan tidak ingin..tapi itulah pembelajaran yang saya dapatkan di masa-masa itu..sifat kekanak-kanakan yang dominan masih menjadi cerminan utama saya dalam menghhadapi sebuah masalah..
perkembangan pesat yang saya rasakan tak lain dan tak bukan merupakan satu pengaruh kuat teman-teman saya termasuk Tikus..
Tikus2...satu kesempatan besar bisa menemukan dirimu dalam bayangan kelabu masa SMA..di awal saya menceritakan segala sesuatu kepada dia..masalah intern bahkan..dan dia pun akhirnya memberikan satu senyuman kecil yang sebenarnya bukan penyelesaian masalah..tapi telah merambah nadi otak saya untuk mndengarkan simpatinya yang mencambuk semangat saya untuk selalu dan terus berjuang bertahan di masa SMA..
Drama bersama..makan bersamna...ditraktir...yah..pada akhirnya saya akan sangat merindukan hadirnya sosok seorang Tikus..yang mungkin mengeluh saat saya repotkan,,tapi selalu bisa mnyambukkan smenagtnya ketika berada di hadapan saya...
Tikus..Tikus..Tikus...saya akan tetap mencari tahu rahasia hatimu yang tulus....
Tikuz..mungkin bagi sebagian besar orang merupakan julukan yang aneh untuk seorang wanita berparas cantik dan manis sepertinya..tapi julukan ini justru saya dedikasikan untuk tutur yang lembut, tingkah yang manis yang sebanding dengan paras yang dimilikinya..ha.ha..tanpa bermaksud untuk melukai hatinya..julukan ini saya berikan mengingat dia memiliki paras dan sikap mirip Mini Mouse yang notabene adalah gambaran manis Walt Disney untuk seekor Tikus wanita...
Terlepas dari bagaimana saya memberikan julukan untuknya..saya hanya ingin menceritakan segala sesuatu tentang Tikus..ya..dia adalah sahabat saya sejak duduk di bangku kelas X SMA...seorang yang sangat supel..dan banyak dikagumi tak hanya kaum pria yang mendambakan parasnya, tak hanya teman-teman wanita yang nyaman dengan sikapnya..namun juga semua olrang yang mengenal dia yang melihat ada sesuatu yang berbeda dari dirinya..
ketika aku sulit mengungkapkan kata0kata yang pas untuk menyebut keistimewaan yang tampak dari dirinya..temanku yang lain mencoba mencerminkannya dalam gambaran seperti ini..
"Tikus adalah cewek yang gak neko-neko..udah cantik,,manis..baik..ramah..dan satu yang membuat dia istimewa adalah karena dia gak jaim sama anak-anak lain..lucu dan kocak..interesting banget dah.."
itulah gambaran kasar dari seorang Tikus..tapi saya masih belum menemukan kata-kata yang pas untuk mendeskripsikan bagaimana perhatian dia pada sahabat-sahabat yang dia miliki..mungkin saya bukanlah sahabat yang paling dekat dengan dia..tapi saya bersahabat dengan segala yang keluar dari dirinya..
Otak encer...juga menjadi ciri khas lain yang ada dalam dirinya...akan tetapi otak yang encer bukanlah menjadi satu jaminan yang membuat saya masih sangat mengagumi satu rahasia yang belum saya temukan dalam dirinya.. *misterius donkk*..
pernah suatu kali kita terlibat konflik yang sebenarnya sangat tidak penting..saya takut kehilangan sahabat-sahabat saya ini..padahal di lain pihak,,saya juga ingin menyatukan satu perasaan di antara dua hati yang terkena sengatan dari sang Cupid...walaupun sangat kecil...konflik yang harusnya hanya menjadi satu konflik pribadi antara perasaan ingin dan tidak ingin..tapi itulah pembelajaran yang saya dapatkan di masa-masa itu..sifat kekanak-kanakan yang dominan masih menjadi cerminan utama saya dalam menghhadapi sebuah masalah..
perkembangan pesat yang saya rasakan tak lain dan tak bukan merupakan satu pengaruh kuat teman-teman saya termasuk Tikus..
Tikus2...satu kesempatan besar bisa menemukan dirimu dalam bayangan kelabu masa SMA..di awal saya menceritakan segala sesuatu kepada dia..masalah intern bahkan..dan dia pun akhirnya memberikan satu senyuman kecil yang sebenarnya bukan penyelesaian masalah..tapi telah merambah nadi otak saya untuk mndengarkan simpatinya yang mencambuk semangat saya untuk selalu dan terus berjuang bertahan di masa SMA..
Drama bersama..makan bersamna...ditraktir...yah..pada akhirnya saya akan sangat merindukan hadirnya sosok seorang Tikus..yang mungkin mengeluh saat saya repotkan,,tapi selalu bisa mnyambukkan smenagtnya ketika berada di hadapan saya...
Tikus..Tikus..Tikus...saya akan tetap mencari tahu rahasia hatimu yang tulus....
Selasa, 06 Juli 2010
Otonk
Otonk..sebutan untuk kawan satu ini,bahkan saya tak tahu bgmana awal mulanya....yg sy tahu bahwa otonk adalah sbutan yg pas untuk memanggil kawan yg satu ini...
masa SMA adalah masa yg indah..hmm..mungkin mjd benar karna lagi2 sy menemukan sosok kawan d bangku SMA..
bukan kesamaan yg mmbuat sya mengenal jauh ttg sosok seorang otonk..akan tetapi proses arjuna mencri cinta tyta mmbuat kami sempat mjdi dekat..ha.ha..
spti julukannya pula 'si ganteng' yg tyta slalu punya ide untuk menaklukan hati para wanita..tp dalam hati saya menggumam.. 'keknya masalah gw gk smudah it dalam urusan cinta,,gw gk pnya bkat meluluhkan hati cewek'....
terngiang kmbali bgmana saya haruz menghadirkan saran2 'cinta' saat dia melihat keindahan paras seorang wanita primadona..padahal dia tahu,,saya adalah orang terbodoh dalam percintaan....
kebodohan..ke-lurus-an dan keinginan u/ membuat dy merasa lbh baik malah justru membuat saya menghadirkan konflik tersendiri..yg membuat renggang satu ikatan yg sya anggap 'pershbtan' hngga saat ini...
byk lagu yg masih saya ingat,walopun agak kabur..ttg perjalanan dia mengarungi bahtera cinta SMA..salah satunya adalah soudjiro..momen yg mgkn tak jua dlupakan..lomba brsama..dan mendapatkan penghargaan k-3..bgi saya,,piala it bukanlah penghargaan u/ apa yg telah kami raih..tp u/ pshbtan yg telah kami jalin hingga saat it..
ha.ha...30 juli 09..d saat sya bngung merayakan ultah saya..sy dkagetkan dgn kdatangan dy *walopun tujuannya cuman minta traktiran* menyempatkan waktu separuh hari untuk menemani hr ultah saya..bgtu pula 9 januari lalu..ketika justru dia yg brkunjung k kdiaman saya..*dgn tjuan memberikan traktiran..ha.ha.*
byk hal kecil yg mgkn terlalu dbesar2kan ktika saya trkesan..tp jujur..sy merindukan sosok otonk yg jarang kutemui....merindukan saat2 saya mengacaukan raut mukanya..tp tidak merindukan amarah dia saat saya 'ember' dan bbrapa kata yg tidak saya suka keluar dr jambannya!
unik mengingat orang ini..yg tak pernah mmbri solusi tapi selalu menyarankan sst yg bisa dtebak 'jgn membesarkan mslh kecil..sante aja,,selo..jalani aja' *kalo dgr kata2 it rasanya gatel pengin nabok t orang..
overall..byk skali yg telah dberikan namun kadang saya tdak mrespon dgn baik.. *apalagi dia* ..ha.ha..otonk2..calon pengacara yg slalu merengek minta makan lotek waktu brkunjung k kos ijo pak deddy...membwa canda bahkan d atas candi ganjuran yg sakral....yuhuuu..maturnuwun y tonk..
tangkupkan tangan d dada 'aal izz well'
masa SMA adalah masa yg indah..hmm..mungkin mjd benar karna lagi2 sy menemukan sosok kawan d bangku SMA..
bukan kesamaan yg mmbuat sya mengenal jauh ttg sosok seorang otonk..akan tetapi proses arjuna mencri cinta tyta mmbuat kami sempat mjdi dekat..ha.ha..
spti julukannya pula 'si ganteng' yg tyta slalu punya ide untuk menaklukan hati para wanita..tp dalam hati saya menggumam.. 'keknya masalah gw gk smudah it dalam urusan cinta,,gw gk pnya bkat meluluhkan hati cewek'....
terngiang kmbali bgmana saya haruz menghadirkan saran2 'cinta' saat dia melihat keindahan paras seorang wanita primadona..padahal dia tahu,,saya adalah orang terbodoh dalam percintaan....
kebodohan..ke-lurus-an dan keinginan u/ membuat dy merasa lbh baik malah justru membuat saya menghadirkan konflik tersendiri..yg membuat renggang satu ikatan yg sya anggap 'pershbtan' hngga saat ini...
byk lagu yg masih saya ingat,walopun agak kabur..ttg perjalanan dia mengarungi bahtera cinta SMA..salah satunya adalah soudjiro..momen yg mgkn tak jua dlupakan..lomba brsama..dan mendapatkan penghargaan k-3..bgi saya,,piala it bukanlah penghargaan u/ apa yg telah kami raih..tp u/ pshbtan yg telah kami jalin hingga saat it..
ha.ha...30 juli 09..d saat sya bngung merayakan ultah saya..sy dkagetkan dgn kdatangan dy *walopun tujuannya cuman minta traktiran* menyempatkan waktu separuh hari untuk menemani hr ultah saya..bgtu pula 9 januari lalu..ketika justru dia yg brkunjung k kdiaman saya..*dgn tjuan memberikan traktiran..ha.ha.*
byk hal kecil yg mgkn terlalu dbesar2kan ktika saya trkesan..tp jujur..sy merindukan sosok otonk yg jarang kutemui....merindukan saat2 saya mengacaukan raut mukanya..tp tidak merindukan amarah dia saat saya 'ember' dan bbrapa kata yg tidak saya suka keluar dr jambannya!
unik mengingat orang ini..yg tak pernah mmbri solusi tapi selalu menyarankan sst yg bisa dtebak 'jgn membesarkan mslh kecil..sante aja,,selo..jalani aja' *kalo dgr kata2 it rasanya gatel pengin nabok t orang..
overall..byk skali yg telah dberikan namun kadang saya tdak mrespon dgn baik.. *apalagi dia* ..ha.ha..otonk2..calon pengacara yg slalu merengek minta makan lotek waktu brkunjung k kos ijo pak deddy...membwa canda bahkan d atas candi ganjuran yg sakral....yuhuuu..maturnuwun y tonk..
tangkupkan tangan d dada 'aal izz well'
Ndhul
Bukan bibir besarnya yang membuat semua orang terkesan akan dia...bukan juga bagaimana dia bisa mengeluarkan bercandaan yang ampuh..akan tetapi ketulusan dia dalam setiap saran dan tatapan yang tergambar...
ha.ha...
Dia adalah seorang sahabat yang selalu mengerti kapan saat yang tepat untuk memberi saran dan saat yang tepat untuk mencambuk kembali semangat seorang sahabat yang sedang lemah...fleksibilitas dia dalam menanggapai suatu masalah dan keluasan referensi dalam pemecahan konflik membuat dia menjadi sahabat yang selalu hadir dan dinantikan tak oleh seorang sahabat yg dia miliki..akan tetapi banyak orang sahabat yg terkesan akan di..
kami bertemu d bangku SMA dalam sbh ktdaksengajaan..awalnya pertemanan kmi pun tak lbh dari skdar tupai dan tikus..pertemanan yg sangat biasa...
cerita mulai berbeda ketika kami menemukan ksamaan dalam sbh misi..misi suci yg dlekatkan pada orang2 yang bahkan tidak suci ini..kami mulai terperangkap dalam refleksi mendalam..dan terlibat dalam sbuah kontinuitas resiprokal yang bgtu dalam..
masih jelas dalam byanganku bgmana dia mengjariku untuk selalu bersabar....berpasrah dalam tiap kendali yang ternyata berat untuk dikendalikan sendiri...pandangannya membantuku untuk mengemudi tak hanya mengarungi dunia fana..tp menyelami iman yang lebih lanjut *walaupun sekali lagi..kami bukanlai orang2 yg suci..*
saya menemukan bhwa saya sangat beruntung mengenal sahabat ini..tak byak waktu kita lalui bersama..tak byk canda..tak jua selalu haru...tpi ketegaran yg selalu kita berikan...hati yg selalu siap..dan kejujuran dalam setiap kemudi...
ha.ha..tapi kita lupa sesuatu kawan....perumpamaan tentang gembala..perumpamaan tentang benih....perumpamaan tentang segala sesuatu yg telah menjadi pengikat persahabtan ini..dmanakah titik temunya dgn sgala keduniawian yg 'saya ingin tunjukkan pada Anda'...
benar kata dia..bukan waktu yg menuntun kita pada sebuah kesadaran..bukanlah pemikiran muluk2 yg akan membuka setiap cabang tubuh kita untuk merasakan cinta....bukanlah air mata atau tawa yg mjdi ukuran kita menilai kesan dalam sbuah persahabatan..bukanlah keduniawian yg menuntun kita pada ksempurnaan..
terimakasih untuk hati yg telah kau ajar dan berikan..terimakasih untuk setiap ketegaran yg membawa saya pd sbuah refleksi tentang bgmana saya menggunakan hati saya..
dan dalam tiap keluhan akan beban khdupan saya..saya akan menumpukan telapak tangan sy d dada dan berkata 'aal izz well'..maturnuwun,moo..
ha.ha...
Dia adalah seorang sahabat yang selalu mengerti kapan saat yang tepat untuk memberi saran dan saat yang tepat untuk mencambuk kembali semangat seorang sahabat yang sedang lemah...fleksibilitas dia dalam menanggapai suatu masalah dan keluasan referensi dalam pemecahan konflik membuat dia menjadi sahabat yang selalu hadir dan dinantikan tak oleh seorang sahabat yg dia miliki..akan tetapi banyak orang sahabat yg terkesan akan di..
kami bertemu d bangku SMA dalam sbh ktdaksengajaan..awalnya pertemanan kmi pun tak lbh dari skdar tupai dan tikus..pertemanan yg sangat biasa...
cerita mulai berbeda ketika kami menemukan ksamaan dalam sbh misi..misi suci yg dlekatkan pada orang2 yang bahkan tidak suci ini..kami mulai terperangkap dalam refleksi mendalam..dan terlibat dalam sbuah kontinuitas resiprokal yang bgtu dalam..
masih jelas dalam byanganku bgmana dia mengjariku untuk selalu bersabar....berpasrah dalam tiap kendali yang ternyata berat untuk dikendalikan sendiri...pandangannya membantuku untuk mengemudi tak hanya mengarungi dunia fana..tp menyelami iman yang lebih lanjut *walaupun sekali lagi..kami bukanlai orang2 yg suci..*
saya menemukan bhwa saya sangat beruntung mengenal sahabat ini..tak byak waktu kita lalui bersama..tak byk canda..tak jua selalu haru...tpi ketegaran yg selalu kita berikan...hati yg selalu siap..dan kejujuran dalam setiap kemudi...
ha.ha..tapi kita lupa sesuatu kawan....perumpamaan tentang gembala..perumpamaan tentang benih....perumpamaan tentang segala sesuatu yg telah menjadi pengikat persahabtan ini..dmanakah titik temunya dgn sgala keduniawian yg 'saya ingin tunjukkan pada Anda'...
benar kata dia..bukan waktu yg menuntun kita pada sebuah kesadaran..bukanlah pemikiran muluk2 yg akan membuka setiap cabang tubuh kita untuk merasakan cinta....bukanlah air mata atau tawa yg mjdi ukuran kita menilai kesan dalam sbuah persahabatan..bukanlah keduniawian yg menuntun kita pada ksempurnaan..
terimakasih untuk hati yg telah kau ajar dan berikan..terimakasih untuk setiap ketegaran yg membawa saya pd sbuah refleksi tentang bgmana saya menggunakan hati saya..
dan dalam tiap keluhan akan beban khdupan saya..saya akan menumpukan telapak tangan sy d dada dan berkata 'aal izz well'..maturnuwun,moo..
GMSS
give me some sunshine, give me some rain, give me another chance..i wanna grow up once again...
sebuah lirik lagu yang sudah tidak asing bagi mereka yang pernah menonton film yang menginspirasi 3 Idiots. lirik yang mempunyai sebagian makna mendalam yang bersentuhan dengan skelumit kisah dalam kehidupan seorang Christo..
Christo..seseorang yang terobsesi dengan kesan dan persahabatan..merasakan betapa liar kehidupan ketika keadaan keluarga tidak cukup mendukung apa yang dia inginkan..
Christo lahir dalam sebuah keluarga yang minimalis..akan tetapi kehidupan kecilnya matlah indah,,atau lebih tepatnya keluarganya memunafikkan kesedihan dalam sebuah bayangan keindahan yang dengan cepat meluntur drastis tanpa memberi kesempatan dia untuk melangkah menjauhi kesedihan itu..
masalah demi masalah yang seharusnya belum boleh diketahui oleh Christo kecil membuat Christo kecil menjadi tertekan karena dituntut menjadi dewasa di saat yang belum tepat..hal tersebut sebenarnya juga terjadi pada beberapa keluarga yang terhimpit ekonominya..
Christo kecil yang awalnya selalu dimanja,,tersenyum dan periang berubah menjadi anak kecil yang murung,, malu dengan lingkungan sekitar dan menyembunyikan diri dari berbagai kegiatan sosialnya...
satu hal yang masih dipertahankan oleh Christo adalah kemampuan lahiriah dia yang cerdas dan bisa memahami sesuatu lebih cepat daripada orang dengan kemampuan yang biasa...hal lain yang dia pertahankan adalah semangat untuk mengentaskan segala masalah yang terjadi dalam kehidupannya..
Christo...tak pernah merasa bersahabat dengan keadaannya semasa kecil..berteman dan selalu mencari teman tapi tak pernah mengecap persahabatan yang sempurna bahkan dari keluarganya sendiri...
hal itulah yang membuat dia sangat terobsesi untuk mendapatkan kesan dalam setiap pertemanan dan berusaha keras dalam stiap perjalanannya mencari persahabatan yang diangapnya sempurna...
berbagai film persahabatan membuat dia semakin miris melihat persahabatn yang belum pernah dia temukan...dia selalu berdoa untuk mendapat pencerahan,,sedih dan senang bersama seorang sahabat...
akan tetapi obsesinya terkadang justru membuat dia semakin jauh dari apa yang dia inginkan..sebuah obsesi yang membuat dia semakin posesif dan sensitif..tak jarang banyak yang mulai menjauh dari dia..
akan tetapi,,setelah dia beranjak semakin dewasa..dia menemukan bahwa persahabatan bukanlah sesuatu yang besar seperti di film2..dia mulai realistis bahwa selain sahabat, disamping dia masih banyak teman2 yang memberi senyuman...teman2 yang banyak mengingatkannya...
ya..sahabat bukan lagi sesuatu yang dia impikan dengan besar..persahabatan sudah dia miliki ketika dia kembali merasa percaya diri untuk mencurahkan segala ssuatu kepada teman-temannya..sahabat bagi dia bukanlah hal yang muluk-muluk lagi..dia kini mersakan persahabatan dengan kesederhanaan yang dia miliki..kesederhanaan dalam setiap pikiran dan tujuannya...
sebuah lirik lagu yang sudah tidak asing bagi mereka yang pernah menonton film yang menginspirasi 3 Idiots. lirik yang mempunyai sebagian makna mendalam yang bersentuhan dengan skelumit kisah dalam kehidupan seorang Christo..
Christo..seseorang yang terobsesi dengan kesan dan persahabatan..merasakan betapa liar kehidupan ketika keadaan keluarga tidak cukup mendukung apa yang dia inginkan..
Christo lahir dalam sebuah keluarga yang minimalis..akan tetapi kehidupan kecilnya matlah indah,,atau lebih tepatnya keluarganya memunafikkan kesedihan dalam sebuah bayangan keindahan yang dengan cepat meluntur drastis tanpa memberi kesempatan dia untuk melangkah menjauhi kesedihan itu..
masalah demi masalah yang seharusnya belum boleh diketahui oleh Christo kecil membuat Christo kecil menjadi tertekan karena dituntut menjadi dewasa di saat yang belum tepat..hal tersebut sebenarnya juga terjadi pada beberapa keluarga yang terhimpit ekonominya..
Christo kecil yang awalnya selalu dimanja,,tersenyum dan periang berubah menjadi anak kecil yang murung,, malu dengan lingkungan sekitar dan menyembunyikan diri dari berbagai kegiatan sosialnya...
satu hal yang masih dipertahankan oleh Christo adalah kemampuan lahiriah dia yang cerdas dan bisa memahami sesuatu lebih cepat daripada orang dengan kemampuan yang biasa...hal lain yang dia pertahankan adalah semangat untuk mengentaskan segala masalah yang terjadi dalam kehidupannya..
Christo...tak pernah merasa bersahabat dengan keadaannya semasa kecil..berteman dan selalu mencari teman tapi tak pernah mengecap persahabatan yang sempurna bahkan dari keluarganya sendiri...
hal itulah yang membuat dia sangat terobsesi untuk mendapatkan kesan dalam setiap pertemanan dan berusaha keras dalam stiap perjalanannya mencari persahabatan yang diangapnya sempurna...
berbagai film persahabatan membuat dia semakin miris melihat persahabatn yang belum pernah dia temukan...dia selalu berdoa untuk mendapat pencerahan,,sedih dan senang bersama seorang sahabat...
akan tetapi obsesinya terkadang justru membuat dia semakin jauh dari apa yang dia inginkan..sebuah obsesi yang membuat dia semakin posesif dan sensitif..tak jarang banyak yang mulai menjauh dari dia..
akan tetapi,,setelah dia beranjak semakin dewasa..dia menemukan bahwa persahabatan bukanlah sesuatu yang besar seperti di film2..dia mulai realistis bahwa selain sahabat, disamping dia masih banyak teman2 yang memberi senyuman...teman2 yang banyak mengingatkannya...
ya..sahabat bukan lagi sesuatu yang dia impikan dengan besar..persahabatan sudah dia miliki ketika dia kembali merasa percaya diri untuk mencurahkan segala ssuatu kepada teman-temannya..sahabat bagi dia bukanlah hal yang muluk-muluk lagi..dia kini mersakan persahabatan dengan kesederhanaan yang dia miliki..kesederhanaan dalam setiap pikiran dan tujuannya...
Sesuatu yang Tertunda
(dari seorang sahabat..mengingatkan saya dengan sesuatu yang sempat tertunda..)
Salah seorang sahabat ketika SMA akhir-akhir ini bercerita tentang begitu banyak aktivitas kuliah non-akademis yang dia ikuti, aktivitas itu menyita hampir seluruh waktunya. Beruntung dia tergolong mahasiswa berotak banyak yang tidak perlu belajar berjam-jam untuk memahami materi kuliah di kampus kami. Semester pertama dia memiliki Indeks Prestasi 3.8, hasil yang bagus untuk mahasiswa baru. Terlepas dari tingginya hasil yang didapat olehnya di bangku kuliah, saya tahu bahwa dia merasakan sesuatu yang hilang dari dirinya, sesuatu yang dulu dimiliki tetapi kini menghilang atau sembunyi entah di mana.
Saya menduga-duga, berlagak sok tahu, dan berbicara ngawur bahwa sesuatu yang hilang dari dirinya adalah keheningan jiwa. Saya tahu apa tentang keheningan? Saya tahu apa tentang jiwa? Saya tidak tahu apa-apa tentang keduanya, tetapi saya yakin bahwa sahabat saya tadi memiliki keduanya dan dia sangat menyadarinya.
Saya akan mengutip beberapa bagian dari buku berjudul Antara Kabut dan Tanah Basah1 tentang keheningan jiwa.
Hening berarti kosong. Kosong berarti penuh makna. Kita merangkai jeruji dan menyebutnya roda, tetapi maknanya ditentukan di ruang kosong tempat dia bergerak. Kita membentuk tanah liat menjadi periuk, mangkok, dan gelas; akan tetapi maknanya ditemukan dalam kekosongan ruang yang tercipta. Kita melubang tembok dan menyebutnya pintu atau jendela. Dan di lubang itulah maknanya ditemukan. Jiwa menjadi hening ketika melepaskan egonya dan membiarkan hidupnya diarahkan oleh makna.
Kata-kata indah yang mudah dimengerti tetapi tidak mudah untuk dipahami, terutama memahami makna terdalam yang ditawarkan. So.. bagaimana, sahabat? Pilihan begitu banyak di depan mata, tidak ada yang salah dari pilihan-pilihan itu, yang salah adalah cara kita menjalani pilihan yang telah kita ambil.
1Buku ini ditulis oleh B. B. Triatmoko, SJ yang diterbitkan oleh Percetakan Kanisius di Yogyakarta pada tahun 2005. Dalam buku ini diceritakan tentang Perjalanan Tujuh Tingkat Kesadaran Jiwa, Keheningan Jiwa merupakan langkah keempat.
Salah seorang sahabat ketika SMA akhir-akhir ini bercerita tentang begitu banyak aktivitas kuliah non-akademis yang dia ikuti, aktivitas itu menyita hampir seluruh waktunya. Beruntung dia tergolong mahasiswa berotak banyak yang tidak perlu belajar berjam-jam untuk memahami materi kuliah di kampus kami. Semester pertama dia memiliki Indeks Prestasi 3.8, hasil yang bagus untuk mahasiswa baru. Terlepas dari tingginya hasil yang didapat olehnya di bangku kuliah, saya tahu bahwa dia merasakan sesuatu yang hilang dari dirinya, sesuatu yang dulu dimiliki tetapi kini menghilang atau sembunyi entah di mana.
Saya menduga-duga, berlagak sok tahu, dan berbicara ngawur bahwa sesuatu yang hilang dari dirinya adalah keheningan jiwa. Saya tahu apa tentang keheningan? Saya tahu apa tentang jiwa? Saya tidak tahu apa-apa tentang keduanya, tetapi saya yakin bahwa sahabat saya tadi memiliki keduanya dan dia sangat menyadarinya.
Saya akan mengutip beberapa bagian dari buku berjudul Antara Kabut dan Tanah Basah1 tentang keheningan jiwa.
Hening berarti kosong. Kosong berarti penuh makna. Kita merangkai jeruji dan menyebutnya roda, tetapi maknanya ditentukan di ruang kosong tempat dia bergerak. Kita membentuk tanah liat menjadi periuk, mangkok, dan gelas; akan tetapi maknanya ditemukan dalam kekosongan ruang yang tercipta. Kita melubang tembok dan menyebutnya pintu atau jendela. Dan di lubang itulah maknanya ditemukan. Jiwa menjadi hening ketika melepaskan egonya dan membiarkan hidupnya diarahkan oleh makna.
Kata-kata indah yang mudah dimengerti tetapi tidak mudah untuk dipahami, terutama memahami makna terdalam yang ditawarkan. So.. bagaimana, sahabat? Pilihan begitu banyak di depan mata, tidak ada yang salah dari pilihan-pilihan itu, yang salah adalah cara kita menjalani pilihan yang telah kita ambil.
1Buku ini ditulis oleh B. B. Triatmoko, SJ yang diterbitkan oleh Percetakan Kanisius di Yogyakarta pada tahun 2005. Dalam buku ini diceritakan tentang Perjalanan Tujuh Tingkat Kesadaran Jiwa, Keheningan Jiwa merupakan langkah keempat.
Sabtu, 03 Juli 2010
3 Idiots
(bukan review..tapi cerita)
Waktu menunjukkan pukul 5 sore dan semua pekerjaanku ternyata belum bisa terselesaikan. Aku mencoba menyelesaikan pekerjaan ini secepatnya, berusaha mempercepat waktu dengan menyibukkan diriku. ya, tetap saja aku merasa sedikit bosan dengan pekerjaan-pekerjaan yang kualami.
"Uh..kapan kerjaan nich kelar ya?" menggerutu dan menggerutu lagi..bukan karena saya tidak mnyukai pekerjaan ini, tapi semua hal ini membuatku ingin beristirahat sejenak.
"trit.ti..tttt.." bunyi hapeku mengalihkan pandanganku sejenak.
kubuka hapeku dan kubaca sms yang masuk.
ada yang bisa bantu aku coreldraw? penting!!
sejenak aku bertanya-tanya..kenapa temanku yang satu ini sms aku? kita gak begitu akrab walaupun sempat mencoba akrab..toh dia punya lebih banyak teman yang lebih handal dari saya..tapi aku tetap menjawab
aku bisa
dia pun membalas oke,,kamu bisanya jam berapa?
jam 9 malam, gimana?
siiphh..nanti aku ke kosanmu yo..
ku putus sms itu dan aku lanjutkan kembali kerjaan yang sempat tertunda..tak kupikirkan lagi permohonan temanku..sedangkan aku tetap serius dibelakang kamera menilik teman-teman ku yang sedang ada di depan kamera yang kupegang..
tak terasa 4 jam sudah lewat..sekarang jam 9 dan hapeku berbunyi kembali..
kalau sudah sampai kos, sms aku ya..
singkat cerita 10 menit kemudian aku memasuki kosku dan mengirim pesan aku sudah di kosan
sembari menunggu temanku itu, aku mandi dan mengistirahatkan badanku sejenak..
sejenak aku berpikir kenapa tidak segera kunyalakan komputerku dan mencoba membuat sesuatu? dan aku pun menyalakan komputerku membuka program photoshop, lalu mencoba editing foto nikahan kakakku..hmm..tak lama kemudian datanglah teman yang sudah kutungggu ini...
"emang ge apa to, cah sinau corel?"
dia menjawab "ge daftar kerja"
"oh..jadi apa?"
"daftar dadi staf administrasi.."
aku diam sejenak, sembari menunggu dia menyiapkan diri mempelajari corel dari orang yang belum ahli ini..
"hah..aneh,,kog pake corel barang??"
"ha.ha..yo mboh..aku yo bingung.."
seperti ketika awal bertemu..ternyata dia menjadi sangat terbuka..menceritakan apa alasan dia mendaftar kerja di sela-sela tugas kuliahnya..kesulitan ekonomi,,wow..aku juga merasakannya akan tetapi aku bahkan belum sampai berpikir untuk merasakan dunia kerja yang sesungguhnya. Aku hanya mengerjakan kegiatan-kegiatan kampus yang tanpa uang. Salut untuk seorang teman yang satu ini, di tangah tekanan dia mampu bertahan dan pastinya dia juga menginspirasiku..yang juga sedikit tertekan.
sembari bercerita aku mulai mengajari instrumen2 sderhana yang ada dalam program corel draw..setelah mengenalkan aku beri dia waktu untuk membuat desainnya sendiri.
tak sadar, tubuhku yang lelah ternyata tak sanggup lagi menahan kantuk..aku mulai menutupkan mataku dan terpejam tidur..aku tak lagi memikirkan temanku yang sedang mencoba-coba corel..tapi aku sudah berada dalam alam bawah sadar..
jam alarm dari hapeku berbunyi menandakan aku harus segera bangun dan bersiap menghadapi pekerjaan di kampus..matahari sudah cukup terang,,dan saya baru sadar...pintu saya tidak terkunci..ha.ha..saya baru ingat kalau ternyata semalam teman saya numpang belajar corell...
saya check lagi komputer saya, ternyata ada flashdisk menancap dan ada satu folder baru...tepatnya di folder film "3 idiots"
pagi itu saya harus berangkat dan belum sempat menonton film tersebut..akhirnya saya menonton pukul lima malam..walaupun mungkin terlalu telat untuk menontonnya..
scene demi scene menonton film ini..saya terngiang dengan tuntutan orang tua,, saya terngiang dengan kehidupan orang tua,, saya terngiang dengan tekanan keuangan yang ada..saya terngiang dengan persahabatan yang saya jalani..dan tak terasa saya menitikkan air mata....
film ini hebat...begitu benak saya berkata...dan saya segera mengirim pesan..
aku pingin misuh,,sekaligus maturnuwun sampun ngopy'ke film iki..all izz well
tapi saya masih awam dalam menangkap pesan sebuah film..hal yang selanjutnya terjadi adalah bahwa saya mulai terjebak dalam mindset di dalam film itu..saya terjebak dalam setiap alur yang saya camkan erat-erat tentang ingatan akan film itu..saya percayai bahwa film tersebut sangatlah ideal untuk sebuah proses kehidupan dan persahabatan..
ha.ha..ternyata semua hanya harapan kosong..saya mulai mengutuk diri saya karena tidak bisa menjalin persahabatan yang sangat erat..bahkan dengan rela membuat sahabat saya muak dengan diri saya....kehidupan saya pun seakan tidak menjadi lebih baik..walaupun saya terus menerus mengingat apa yang ideal berdasarkan sebuah film...
3 Idiots membuat saya bagaikan seorang idiot yang terjebak dalam sebuah tontonan..mengandaikan semua yang ada di dalamnya adalah hal yang nyata dan mulai berasumsi bahwa kehidupanku bahkan tak akan sebagahagia itu..tapi kesadaran datang..saya masih punya teman yang walaupun tak bisa terus menerus mengingatkan saya, menjaga saya, tertawa bersama bahkan menangis bersama,,akan tetapi mampu membuat saya tetap berdiri tegar..mengingatkan saya ketika saya meminta saran...
terimakasih teman..kamu telah memberi inspirasi bagi tulisan ini...terimakasih teman-teman saya yang nun jauh disana...
Waktu menunjukkan pukul 5 sore dan semua pekerjaanku ternyata belum bisa terselesaikan. Aku mencoba menyelesaikan pekerjaan ini secepatnya, berusaha mempercepat waktu dengan menyibukkan diriku. ya, tetap saja aku merasa sedikit bosan dengan pekerjaan-pekerjaan yang kualami.
"Uh..kapan kerjaan nich kelar ya?" menggerutu dan menggerutu lagi..bukan karena saya tidak mnyukai pekerjaan ini, tapi semua hal ini membuatku ingin beristirahat sejenak.
"trit.ti..tttt.." bunyi hapeku mengalihkan pandanganku sejenak.
kubuka hapeku dan kubaca sms yang masuk.
ada yang bisa bantu aku coreldraw? penting!!
sejenak aku bertanya-tanya..kenapa temanku yang satu ini sms aku? kita gak begitu akrab walaupun sempat mencoba akrab..toh dia punya lebih banyak teman yang lebih handal dari saya..tapi aku tetap menjawab
aku bisa
dia pun membalas oke,,kamu bisanya jam berapa?
jam 9 malam, gimana?
siiphh..nanti aku ke kosanmu yo..
ku putus sms itu dan aku lanjutkan kembali kerjaan yang sempat tertunda..tak kupikirkan lagi permohonan temanku..sedangkan aku tetap serius dibelakang kamera menilik teman-teman ku yang sedang ada di depan kamera yang kupegang..
tak terasa 4 jam sudah lewat..sekarang jam 9 dan hapeku berbunyi kembali..
kalau sudah sampai kos, sms aku ya..
singkat cerita 10 menit kemudian aku memasuki kosku dan mengirim pesan aku sudah di kosan
sembari menunggu temanku itu, aku mandi dan mengistirahatkan badanku sejenak..
sejenak aku berpikir kenapa tidak segera kunyalakan komputerku dan mencoba membuat sesuatu? dan aku pun menyalakan komputerku membuka program photoshop, lalu mencoba editing foto nikahan kakakku..hmm..tak lama kemudian datanglah teman yang sudah kutungggu ini...
"emang ge apa to, cah sinau corel?"
dia menjawab "ge daftar kerja"
"oh..jadi apa?"
"daftar dadi staf administrasi.."
aku diam sejenak, sembari menunggu dia menyiapkan diri mempelajari corel dari orang yang belum ahli ini..
"hah..aneh,,kog pake corel barang??"
"ha.ha..yo mboh..aku yo bingung.."
seperti ketika awal bertemu..ternyata dia menjadi sangat terbuka..menceritakan apa alasan dia mendaftar kerja di sela-sela tugas kuliahnya..kesulitan ekonomi,,wow..aku juga merasakannya akan tetapi aku bahkan belum sampai berpikir untuk merasakan dunia kerja yang sesungguhnya. Aku hanya mengerjakan kegiatan-kegiatan kampus yang tanpa uang. Salut untuk seorang teman yang satu ini, di tangah tekanan dia mampu bertahan dan pastinya dia juga menginspirasiku..yang juga sedikit tertekan.
sembari bercerita aku mulai mengajari instrumen2 sderhana yang ada dalam program corel draw..setelah mengenalkan aku beri dia waktu untuk membuat desainnya sendiri.
tak sadar, tubuhku yang lelah ternyata tak sanggup lagi menahan kantuk..aku mulai menutupkan mataku dan terpejam tidur..aku tak lagi memikirkan temanku yang sedang mencoba-coba corel..tapi aku sudah berada dalam alam bawah sadar..
jam alarm dari hapeku berbunyi menandakan aku harus segera bangun dan bersiap menghadapi pekerjaan di kampus..matahari sudah cukup terang,,dan saya baru sadar...pintu saya tidak terkunci..ha.ha..saya baru ingat kalau ternyata semalam teman saya numpang belajar corell...
saya check lagi komputer saya, ternyata ada flashdisk menancap dan ada satu folder baru...tepatnya di folder film "3 idiots"
pagi itu saya harus berangkat dan belum sempat menonton film tersebut..akhirnya saya menonton pukul lima malam..walaupun mungkin terlalu telat untuk menontonnya..
scene demi scene menonton film ini..saya terngiang dengan tuntutan orang tua,, saya terngiang dengan kehidupan orang tua,, saya terngiang dengan tekanan keuangan yang ada..saya terngiang dengan persahabatan yang saya jalani..dan tak terasa saya menitikkan air mata....
film ini hebat...begitu benak saya berkata...dan saya segera mengirim pesan..
aku pingin misuh,,sekaligus maturnuwun sampun ngopy'ke film iki..all izz well
tapi saya masih awam dalam menangkap pesan sebuah film..hal yang selanjutnya terjadi adalah bahwa saya mulai terjebak dalam mindset di dalam film itu..saya terjebak dalam setiap alur yang saya camkan erat-erat tentang ingatan akan film itu..saya percayai bahwa film tersebut sangatlah ideal untuk sebuah proses kehidupan dan persahabatan..
ha.ha..ternyata semua hanya harapan kosong..saya mulai mengutuk diri saya karena tidak bisa menjalin persahabatan yang sangat erat..bahkan dengan rela membuat sahabat saya muak dengan diri saya....kehidupan saya pun seakan tidak menjadi lebih baik..walaupun saya terus menerus mengingat apa yang ideal berdasarkan sebuah film...
3 Idiots membuat saya bagaikan seorang idiot yang terjebak dalam sebuah tontonan..mengandaikan semua yang ada di dalamnya adalah hal yang nyata dan mulai berasumsi bahwa kehidupanku bahkan tak akan sebagahagia itu..tapi kesadaran datang..saya masih punya teman yang walaupun tak bisa terus menerus mengingatkan saya, menjaga saya, tertawa bersama bahkan menangis bersama,,akan tetapi mampu membuat saya tetap berdiri tegar..mengingatkan saya ketika saya meminta saran...
terimakasih teman..kamu telah memberi inspirasi bagi tulisan ini...terimakasih teman-teman saya yang nun jauh disana...
Langganan:
Postingan (Atom)