Kamis, 08 Juli 2010

Tikuz

Tikuz..membuat saya kembali mengagumi apa yang disebut masa-masa SMA..benar2 sebuah masa indah dimana saya yang pada awalnya tidak merasakan kesan..akan tetapi ternyata menemukan kebahagiaan setelah keluar dari dalamnya...

Tikuz..mungkin bagi sebagian besar orang merupakan julukan yang aneh untuk seorang wanita berparas cantik dan manis sepertinya..tapi julukan ini justru saya dedikasikan untuk tutur yang lembut, tingkah yang manis yang sebanding dengan paras yang dimilikinya..ha.ha..tanpa bermaksud untuk melukai hatinya..julukan ini saya berikan mengingat dia memiliki paras dan sikap mirip Mini Mouse yang notabene adalah gambaran manis Walt Disney untuk seekor Tikus wanita...

Terlepas dari bagaimana saya memberikan julukan untuknya..saya hanya ingin menceritakan segala sesuatu tentang Tikus..ya..dia adalah sahabat saya sejak duduk di bangku kelas X SMA...seorang yang sangat supel..dan banyak dikagumi tak hanya kaum pria yang mendambakan parasnya, tak hanya teman-teman wanita yang nyaman dengan sikapnya..namun juga semua olrang yang mengenal dia yang melihat ada sesuatu yang berbeda dari dirinya..

ketika aku sulit mengungkapkan kata0kata yang pas untuk menyebut keistimewaan yang tampak dari dirinya..temanku yang lain mencoba mencerminkannya dalam gambaran seperti ini..
"Tikus adalah cewek yang gak neko-neko..udah cantik,,manis..baik..ramah..dan satu yang membuat dia istimewa adalah karena dia gak jaim sama anak-anak lain..lucu dan kocak..interesting banget dah.."

itulah gambaran kasar dari seorang Tikus..tapi saya masih belum menemukan kata-kata yang pas untuk mendeskripsikan bagaimana perhatian dia pada sahabat-sahabat yang dia miliki..mungkin saya bukanlah sahabat yang paling dekat dengan dia..tapi saya bersahabat dengan segala yang keluar dari dirinya..

Otak encer...juga menjadi ciri khas lain yang ada dalam dirinya...akan tetapi otak yang encer bukanlah menjadi satu jaminan yang membuat saya masih sangat mengagumi satu rahasia yang belum saya temukan dalam dirinya.. *misterius donkk*..

pernah suatu kali kita terlibat konflik yang sebenarnya sangat tidak penting..saya takut kehilangan sahabat-sahabat saya ini..padahal di lain pihak,,saya juga ingin menyatukan satu perasaan di antara dua hati yang terkena sengatan dari sang Cupid...walaupun sangat kecil...konflik yang harusnya hanya menjadi satu konflik pribadi antara perasaan ingin dan tidak ingin..tapi itulah pembelajaran yang saya dapatkan di masa-masa itu..sifat kekanak-kanakan yang dominan masih menjadi cerminan utama saya dalam menghhadapi sebuah masalah..

perkembangan pesat yang saya rasakan tak lain dan tak bukan merupakan satu pengaruh kuat teman-teman saya termasuk Tikus..

Tikus2...satu kesempatan besar bisa menemukan dirimu dalam bayangan kelabu masa SMA..di awal saya menceritakan segala sesuatu kepada dia..masalah intern bahkan..dan dia pun akhirnya memberikan satu senyuman kecil yang sebenarnya bukan penyelesaian masalah..tapi telah merambah nadi otak saya untuk mndengarkan simpatinya yang mencambuk semangat saya untuk selalu dan terus berjuang bertahan di masa SMA..

Drama bersama..makan bersamna...ditraktir...yah..pada akhirnya saya akan sangat merindukan hadirnya sosok seorang Tikus..yang mungkin mengeluh saat saya repotkan,,tapi selalu bisa mnyambukkan smenagtnya ketika berada di hadapan saya...

Tikus..Tikus..Tikus...saya akan tetap mencari tahu rahasia hatimu yang tulus....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar